Sudah barang pasti keraguan yang terlintas dalam benak kita,mungkin bagi anda yang belum pernah singgah di tempat warung tradisional mak ” Sinar Lubis”, ini, ternyata menyimpan cita rasa masakan khas tradisional yang berbeda dan tak mudah melupakan.
Sebab sebelumnya warung ini kita tahu ada memiliki kekhasan tersendiri sedikit memang agak langka dan berbeda dengan warung lainnya dimana warung seperti ini sukar ditemui seperti daerah lain.
Sejak 30 tahun silam warung ini sudah menyajikan masakan tradisionalnya tak lain hanya satu jenis saja, seperti ikan gulai pedas beraroma khas cabe rawit hijau.
Apabila kita melihat Fisik dari bangunan , tampak Warung ini terlihat lusuh dan sangat sederhana sudah pasti membuat anda kurang tertarik dan merasa nyaman untuk singgah, namun dibalik itu karena keingintahuan dibarengi rasa penasaran sehingga kita lebih mendekat dan bersapa kepada orang yang duduk diwarung ini.
Namun setelah kita mampir kesana akan merasakan sensasi yang berbeda dan serba alami , ketika kita melihat mulai dari peralatan masak dan racikan bumbu yang serba tradisional sehingga kita semakin penasaran apalagi setelah mencicipi cita rasapun tidak mengecewakan bagi penikmat kuliner .
Pemilik warung ini tak lain adalah Mak Sinar lubis usia 60 Tahun seorang janda bersuamikan Marga Nasution,mereka dikaruniai 4 anak,1 laki laki,3 tiga perempuan dan sudah memiliki 7 cucu.
Ketika kami coba mampir untuk santab siang diwarung ini, ternyata benar saja apa yang disebutkan oleh teman saya Demhot Tampu bolon yang sudah jadi pelanggannya.
Benar saja , walau warung ini tidak ada plank/merk tapi rasanya bisa dikatakan sudah ber,Merk , kalau belum dicoba dulu kita pasti sedikit ragu.
Namun Setelah kami mampir dan pesan makan untuk dua orang ,benar saja kata kawan saya tadi.
Usai santab siang itu, saya bertutur sapa dengan pemilik warung.lalu perbincanganpun mulai bersambut, lalu, Ibu boru lubispun sembari bercerita tentang kisah manisnya awal perjalanan meneruskan warung yang diwariskan orang tuanya.
Diapun menuturkan,Kisahnya berwal Semenjak dirinya mulai gadis sudah ikut membantu diwarung Nasi orangtua ,dan setelah orang tuanya meninggal dunia dirinyapun melanjutkan sampai sekarang dan sudah berjalan selama tigapuluh tahun silam,ucapnya.
Lebih lanjut.Dia mengakui akan tetap mempertahankan masakan khas yang sudah diwariskan oleh orangtuanya.
Dengan cara memasak dan meracik bumbu tampa peralatan elektronik, demikian juga rasa khasnya yang gurih dan pedas tidak berubah seperti sediakala.tutupnya.
Bagi anda yang suka berburu kuliner nusantara nikmatilah masakan tradisional yang khas dengan menu kedaerahan,mari kita telusuri apa saja yang menarik didalam diwarung ” Mak Sinar boru lubis ” ini..?
Warung yang tampak sederhana dan lusuh ber atapkan daun rumbia/nipah yang kurang tersusun rapi itu ,dengan seadanya menjadi daya tarik tersendiri.
Dimana kita saat tiba disana sudah barang pasti disuguhi meja makan yang sedikit tidak tertata rapi yang dilapisi karpet kusam memudar, dan demikian kursi pelastik ,kursi kayu panjang yang sudah mulai lapuk dan memudar, tak lain sudah ditelan usia bukan berarti tidak membuat kita tidak nyaman ketika sudah berada disana.
Dan sekilas apabila kita melihat dari luar kondisi warung ibu lubis ini tidak begitu menarik dipandang apalagi untuk mampir disana.
Apalagi untuk memesan sesuatu hidangan , karena tidak ada yang terpajangkan di dalam steling kaca itu.
Apalagi setelah Melihat kondisi seteling yang seogianya bening kini sedikit tampak berwarna kecokelatan bukan karena tidak terjaga dari kebersihan, melainkan pengaruh dari asap tungku kayu bakar tempat memasak yang selalu digunakan setiap saat dan mereka akan tetap melestarikan dengan cara tradisionsl itu.
Namun dibalik yang kita bayangkan semula , ternya meleset, melainkan jadi daya tarik tersendiri yang cukup menarik dan unik sukar kita temui didaerah lain , melainkan hanya di warung Mak Sinar Lubis yang berada percis di jln Mabang tepian alur sungai Batang Toru seputaran tambang pasir galian C, di Desa Mabang , Kec.Muara batang toru , Kab.Tapanuli Selatan.
Sehingga membuat kita merasa tercengang,ternyata peminatnya yang sudah ketempat ini, bukan hanya masyarakat lokal saja, bahkan orang nomor satu dari kota Padang Sidempuan pernah memesan melalui suruhan bapak Walikota itu.
Tak hanya itu demikian juga halnya bapak dari polsek Batang toru,pegawai kantor kecamatan,bapak” kades,mereka pelanggan kita ucap ibu lubis penuh senyum dan santun ini.
Lalu apa menu yang menarik di warung Nasi Mak Sinar Boru lubis ini..?
Tak lain adalah, gulai ikan Baung,ikan merah,bawal tawar dan ikan lele saleh dengan cita rasa pedas aroma cabe rawit hijau dicampur dengan terong hijau membuat lidah tak akan bohong tentang rasa .
Diakhir dari perbincangan penulis dengan ibu boru lubis ini ,tak kala menarik lagi dengan bahasa logat tapsel (daerahnya) menyarankan kepada kita, kalau kita influenza atau deman biasa , kalau sudah makan disini akan terasa lega dan bahkan bisa jadi sembuh nanti ucapnya dengan senyum simpul.
Terkait dengan harga masih tergolong standart , namanya juga masakan kampung , ya jelas terjangkau.Selamat berkunjung dan menikmati.pinta ibu lubis ini.







