APRI Madina: Jangan Ada Toleransi PETI,APH Harus Tegas

Madina Polmas Poldasu

 

Tak habis cerita tentang pertambangan emas tanpa izin ( PETI) di kabupaten Mandailing Natal ( Madina), Sumut khususnya di kecamatan Kotanopan, pasalnya sudah ada penertiban tambang Emas illegal. Baru saja dilakukan penertiban PETI di Kotanopan dan mengamankan pelaku serta beberapa unit alat berat Excavator serta sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Madina, kemudian muncul lagi PETI.

 

Seakan tak pernah usai dan penanganannya oleh aparat penegak hukum (APH) setengah hati menindak sesuai koridor hukum. Demikian disampaikan Onggara Lubis ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia ( APRI) kabupaten Mandailing Natal kepada media ini, Senin, (19/08/2024).

 

“Terkait pertambangan rakyat, pemerintah pusat telah menetapkan wilayah pertambangan rakyat yang sudah ada di beberapa titik, termasuk Batang natal, Muara Batang gadis, tapi tidak di tindak lanjuti oleh pemerintah daerah, itu merupakan solusi PETI di Madina ” ungkapnya.

 

Menurut Onggara, APH harus segera turun dan tindak pemain PETI yang terkesan berani serta tidak takut dengan APH. Onggara juga menyebutkan jangan sampai kepercayaan publik surut kepada APH akibat ketidakbecusan menindak pemain PETI.

 

” Perlu kita sampaikan PETI itu sudah merajalela dan jahat. Dengan kegiatan illegal seperti ini bisa berdampak ke hal lain. Bisa dengan keserakahan itu menimbulkan konflik lain yang bisa menyebabkan kerugian lain atau berimbas lain,” lanjutnya

 

Onggara meminta APH untuk segera tindak lanjuti persoalan PETI jangan ada toleransi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed