PT. INALUM RAIH 2 (DUA) PENGHARGAAN DI BUMN ENTREPRENEURIAL MARKETING 2024

Batu Bara, (Polmas)

PT. Indonesia Asahan Aluminium atau INALUM kembali meraih 2 (dua) penghargaan dalam perhelatan BUMN Marketeers Day 2024 yaitu penghargaan sebagai The Most Promising Company in Tactical Marketing kategori Silver dan Penghargaan Dewi BUMN. Penghargaan ini menjadi bukti dari komitmen perusahaan dalam melakukan ekspansi pasar industri aluminium di level domestik dan global. Penyerahan 2 (dua) Penghargaan tersebut dilakukan pada Rabu malam (15/5) di Jakarta oleh Markplus Indoensia dan diterima oleh Executive Vice President Group Commercial and Supply Chain PT. Inalum Gusti Fauzi M. Gafli.

 

Demikian informasi yang diperoleh Wartawan Tabloid Polmas Poldasu dari Departemen Humas PT. Inalum pada Kamis pagi (16/5).

 

Dalam press release yang dikirimkan kepada Awak Media ini, Departemen Humas PT. Inalum menyampaikan informasi terkait proses acara pemberian 2 (dus) penghargaan kepada PT. Inalum di BUMN Entrepreneurial Marketing 2024 sebagaimana termaktub di bawah ini:

 

Bahwa Direktur Business Development INALUM Melati Sarnita pada acara penyerahan penghargaan tersebut menyatakan penghargaan yang diraih ini berkat hasil kerja keras seluruh Insan INALUM dalam membangun perusahaannya dari berbagai aspek. ”Kami dari INALUM menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah mendukung perusahaan sehingga INALUM saat ini bisa menjadi kebanggaan Indonesia dalam industri aluminium nasional. Kami berharap bahwa penghargaan ini menjadi pendorong kepada INALUM untuk bisa bergerak lebih cepat, lebih strategis, dan lebih memberikan manfaat yang berkelanjutan untuk seluruh pemangku kepentingan dan Indonesia,” ujar Melati yang juga mendapatkan penghargaan Dewi BUMN dalam perhelatan itu.

 

Penghargaan The Most Promising Company in Tactical Marketing kategori Silver yang diperoleh INALUM pada BUMN Marketeers Day 2024, sebuah ajang pemberian penghargaan bagi para pemasar/marketeers di kalangan BUMN, BUMD, maupun Anak perusahaan BUMN, baik secara korporasi maupun individual, dan pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-12. Penghargaan diberikan kepada INALUM karena dianggap bisa menghadirkan keunggulan kinerja perusahaan di tengah kondisi lingkungan usaha yang menuju pemulihan ekonomi, termasuk usaha-usaha transformasi digital dalam bidang pemasaran yang meliputi aspek kreativitas, inovasi, entrepreneurship dan leadership sebagai wujud kontribusi BUMN untuk kemajuan Indonesia. Selain itu, INALUM juga dianggap bisa menghadirkan transformasi bisnis dalam hal Classical Marketing, Entrepreneurial Marketing (CIEL), dan Marketing 5.0. Penilaian dilakukan terhadap 4 kategori yang berperan penting dalam kesuksesan pemasaran suatu perusahaan, yaitu bagaimana perusahaan menyusun strategi, seperti apa taktik dalam eksekusi strategi, efektivitas optimalisasi data dan teknologi, sekaligus kontribusi perusahaan terhadap lingkungan maupun masyarakat. Pelaksanaan penjurian melibatkan anggota Jakarta CMO Club, Indonesia Marketing Association dan International Council for Small Business di Indonesia.

 

Executive Vice President Group Commercial dan Supply Chain Management INALUM Gusti Fauzi M. Gafli menyebut bahwa ini kerja keras seluruh Insan INALUM khususnya tim komersial yang selama ini mendorong perusahaan dari sisi inovasi yang terus menerus dilakukan.

 

“Penghargaan ini merupakan hasil rahmat dari Tuhan YME yang perlu di syukuri karena berkat dukungan dari Board of Director, kerja keras dari seluruh Insan INALUM, khususnya tim commercial yang selama ini telah mencurahkan pikiran dan tenaganya dalam mendorong kemajuan perusahaan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua konsumen PT. INALUM yang selalu memberikan masukan positif kepada tim Comercial sebagai bagian continues improvement. Semoga penghargaan ini menjadi energi baru bagi pertumbuhan INALUM dalam berkontribusi lebih besar untuk Indonesia,” ujar Gusti.

 

Beberapa aksi korporasi dilakukan oleh INALUM dalam rangka peningkatan kapasitas produksi sebagai respon atas tingginya potensi pasar aluminium nasional yang saat ini memiliki permintaan hingga 1 juta ton. Proyek-proyek tersebut antara lain: Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah, Proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi pada tahun 2023, Optimalisasi Smelter Kuala Tanjung yang ditargetkan akan meningkatkan kapasitas produksi di tahun 2024-2025 dan Proyek Diversifikasi Aluminium Remelt IAA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *