Asahan (POLMAS)- Sudah bukan rahasia lagi pengendara kendaraan di jalanan Pabrik benang masuk deretan sasaran empuk komplotan pemeras. Bahkan komplotan ini semakin nekat dalam menjalankan aksinya target utamanya adalah anak-anak remaja
Belakangan korban terbaru menimpa dua remaja yang mengendarai sepeda motor sebut saja Ry lima belas tahun dan Im tujuh belas tahun asal kabupaten Baru Bara ,seperti yang di ceritakan kepada awak media tabloidpolmaspoldasu.id
Pada Jam ± 4 sore senin tgl 15/4/ 2024 sepulang dari servis sepeda motornya di salah satu showroom kisaran kedua remaja bermaksud jalan-jalan di jalan pabrik benang yang memang masih dalam nuansa lebaran,namun tiba-tiba datang dari arah belakang tiga orang berperawakan kurus berboncengan dengan sepeda motor jenis honda bebek “protolan” Tanpa nomor plat polisi lagsung memepet dan melintangkan sepeda motornya di depan sepeda motor kedua remaja tersebut.
Salah satu dari pelaku dengan kulit agak gelap “keling” Langsung turun dan menghunus kan sajam jenis pisau dengan nada ancaman “kalau kalian mau selamat serahkan dompet kalian ”
Dengan rasa ketakutan di bawah ancaman sajam kedua remaja tersebut lemas dan tak bisa secara cepat mengeluarkan dompet dari saku celana belakang, dirasa korban agak lambat menyerahkan Dompetnya pelaku lain memprovokasi dengan kalimat “tikam saja, kita buru-buru ini mau mompa lagi”
Setelah dua dompet di tangan pelaku isi langsung di kuras sebesar tiga ratus ribu rupiah,
Sebelum melarikan diri salah satu pelaku yang lain kembali mengucapkan kalimat “Jangan coba-coba kalian photo kami, kutikam kau nanti, ngerti kalian” Ancamnya
Terkait peristiwa pabrik benang ini awak media coba menghubungi salah satu tokoh masyarakat yang tahu persis seluk beluk lokasi kejadian, membenarkan hal tersebut “benar pak, di lokasi pabrik benang itu memang rawan kejahatan salah satunya pemerasan dan tempat tersebut tempatnya anak-anak genk motor mangkal ,biasanya sebelum melakukan balap liar.ada tiga genk motor yang selalu mangkal di situ salah satunya genk motor Bangla ” Tutupnya sebut saja bang SG
AKP Rianto SH, MAP Kasat Reskrim Polres Asahan ketika di hubungi awak media melalui Whatsapp “Silahkan korban buat laporan kami tunggu,Terimakasih infonya bang tempat tersebut sering kami patroli dan akan selalu kami patroli” Tegas nya
Tentunya publik sangat berharap agar para pelaku kejahatan di sekitaran jalan pabrik benang bisa di amankan apalagi ada indikasi para pelaku adalah pengguna narkoba.
Jangan sampai ada korban-korban lain bahkan lebih dari sekedar perampokan dan ancaman pembunuhan .
Berikan alasan kepada publik Asahan agar kalimat “Bravo…. Bravo…. Bravo Polres Asahan”
Menggema di Asahan







