Bimtek Fantastis Kecamatan Kotanopan Ke Medan

Madina Polmas Poldasu Online

Penggunaan Dana Desa di kecamatan Kotanopan baru baru ini semakin fantastis.Bimtek yang dilakukan oleh kepala desa sekecamatan Kotanopan  pada 4 Nopember 2023 kemarin yang dilaksanakan di Medan dengan materi penetasan telur unggas dengan pagu anggaran dari dana desa sebesar Rp 10.000 000,-per desa. Semakin membuktikan adanya dugaan kepentingan beberapa oknum.
Salah satu kepala desa di kecamatan Kotanopan yang namanya diminta dirahasiakan mengaku,kegiatan ini dilaksanakan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan minimal beberapa minggu sebelumnya.Bahkan didalam musyawarah desa juga tidak ada di sepakati masyarakat,artinya kegiatan ini kegiatan dadakan,sebutnya.Sungguh kegiatan ini tidak masuk akal lanjutnya,bayangkan saja hanya untuk melaksanakan kegiatan bimtek penetasan telur ayam harus membayar sepuluh juta rupiah per desa dengan peserta dua orang perdesa,apalagi kegiatannya di Medan pula.Ini kan sama saja dengan pemborosan anggaran,apa tidak ada lagi masyarakat Mandailing Natal yang mampu sebagai nara sumber untuk kegiatan tersebut,sehingga harus ke Medan sebutnya.Mungkin untuk menghindari sorotan masyarakat saja agar kegiatan ini berjalan mulus,sebutnya.
Saat wartawan menanyakan terkait biaya kegiatan tersebut dari mana,kepala desa menjawab ” nanti di anggarkan pada pencairan tahap 3 ,namun untuk biaya transportasi ke Medan untuk pendahuluan ditanggulangi oleh siapa kita tidak tahu,yang jelas kita dikasih biaya transport oleh A.S  salah satu kasi pegawai di kecamatan Kotanopan sebesar Dua Juta Rupiah sebutnya.Setelah pencairan tahap 3 nanti,baru kita setorkan ke mereka “sebutnya.
Camat kotanopan Pangeran Hidayat yang dikonfirmasi via WhatsApp pada  13 Nopember 2023 tidak memberikan jawaban saat dikonfirmasi terkait kegiatan ini.Dan masih banyak kegiatan bimtek yang lain yang telah selesai dilaksanakan, dan sampai saat ini masih dalam investigasi awak media.
Patut diduga ada fee untuk kasi  yang memberikan uang pendahuan untuk transportasi ke kota Medan kepada seluruh kepala desa sekecamatan Kotanopan,patut dipertanyakan siapa saja yang terlibat didalamnya dan ini perlu di usut oleh aparat terkait.(4r4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *