Pimred Tabloid Polpas Poldasu Jalin Silaturahmi dengan Wartawan Siantar Simalungun

SIMALUNGUN -POLMAS – Untuk menjaga rasa kebersamaan dan kekeluargaan, Pimpinan Redaksi (Pimred) Tabloid Polmas Poldasu sengaja mengundang jurnalisnya di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun untuk bersilahturahmi, di Pemandian Alam Sejuk (PAS) Timuran, Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Minggu (10/09/2023) pagi.

Dalam kunjungannya itu, AKBP (Purn) H Parlaungan Limbong yang merupakan Pimred Tabloid Polmas Poldasu ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh jurnalis Tabloid Polmas Poldasu yang selama ini tetap menjaga kekompakan dan tetap bekerja secara profesional untuk menyajikan informasi kepada masyarakat luas.

“Terimakasih atas kerjasamanya dan dedikasi para jurnalis Tabloid Polmas Poldasu. Tak mudah menjadi jurnalis yang profesional, kita (tim redaksi, red) selalu menekankan kepada seluruh jurnalis untuk tetap mematuhi kode etik jurnalis, mematuhi Undang-undang pers dan yang terpenting adalah memberikan fakta sesuai yang terjadi di lapangan sehingga tidak menimbulkan berita hoax yang mengakibatkan kericuhan di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh jurnalis untuk tetap menyajikan berita kepada masyarakat yang bersifat edukasi dan memberikan informasi positif kepada masyarakat luas. “Efek berita hoax memang luar biasa, maka dari itu kita sebagai jurnalis harus bisa menyajikan berita sesuai fakta sehingga berita hoax tidak semakin mebodohi masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap kedepannya jurnalis Tabloid Polmas Poldasu tetap menjaga kekompakan serta menjadi jurnalis yang independen tanpa harus terikat dengan kelompok apapun itu. “Jurnalis adalah bagian dari pilar keempat. Terlebih menghadapi pemilu 2024 pers pun dituntut terus independen karena intervensi mengancam keberadaannya. Tidak hanya pemerintah, kepentingan bisnis, intervensi bisa juga datang dari kepentingan kelompok dan kepentingan individu (personal). Maka dari itulah pers berperan mengawasi, mengevaluasi dan mengingatkan kinerja, mengawasi dan memberi kritikan terhadap siapapun yang memimpin lembaga legislatif, eksekutif dan lembaga-lembaga yang terkait penegakan hukum. Tetapi media juga perlu mengangkat atau merespons isu yang berkembang di dalam masyarakat baik terkait ekonomi, politik, hukum, pendidikan, kebudayaan dan hal lain,” ucapnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *