Batu Bara, (Polmas)
Sebanyak 60 (enam puluh) Pimpinan Unit Kerja F.SPTI-K.SPSI se-Kabupaten Batu Bara menyatakan tetap solid dan setia mendukung Kepemimpinan Hariadi, S.E. dan Suhairi, S.Sos., S.H. kendatipun Organisasi yang memiliki ruang lingkup kerja pada sektor transportasi kini telah terpecah menjadi 5 (lima) di tingkat pusat.
Penegasan tersebut disampaikan para Ketua dan Sekretaris PUK dalam Rapat Konsolidasi PUK F.SPTI-K.SPSI se-Kabupaten Batu Bara yang dilaksanakan pada Hari Senin Tanggal 03 Juli 2023 lalu di Desa Lalang.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara Hariadi, S.E. dalam pidatonya menegaskan bahwa berdasarkan sejarah perjalanan organisasi mulai sejak didirikan Tahun 1973, SPTI kerap dilanda masalah. Namun kata Hariadi, segudang masalah itu semuanya dapat diatasi dengan baik berkat kokohnya rasa solidaritas kader SPTI kepada pimpinannya. Dengan penuh berapi api, Hariadi menyatakan dalam pidatonya bahwa karakter Kepemimpinan di SPTI menggunakan prinsip anak tangga, berjenjang naik bertangga turun. Oleh karena itu ungkapnya, sikap dan karakter Kader SPTI adalah tidak mengenal bengkok, daripada bengkok lebih baik patah, yang artinya daripada berkhianat lebih baik keluar dari SPTI.
Masih menurutnya, saat ini Organisasi yang berbasis di bidang transportasi sudah terpecah 5 (lima) dan pilihan kita berafiliasi ke MUNASLUB RIAU yang berhasil memilih Ketua Umum PP F.SPTI-K.SPSI H. MUHAMMAD NASIR, S.E., M.Si. dan Sekretaris Jenderal SABAM PARULIAN MANALU, S.E., M.AP. merupakan pilihan yang tepat dan terukur. “Kita melihat secara langsung pelaksanaan MUNASLUB RIAU dan MUNASLUB JAKARTA, faktanya MUNASLUB RIAU adalah MUNASLUB yang sesuai Ketentuan AD-ART F.SPTI dengan dihadiri 15 DPD dan 85 DPC. Sementara itu MUNASLUB JAKARTA adalah MUNASLUB yang melanggar konstitusi karena hanya dihadiri 3 DPD dan sekitar 30 DPC. Dengan demikian tidak mungkin lagi kita berada di kubu MUNASLUB JAKARTA dan harus memilih berafiliasi (bergabung) ke MUNASLUB RIAU”, papar Hariadi dihadapan para pimpinan PUK.
Di tempat yang sama, Sekretaris PC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara Suhairi, S.Sos., S.H. yang pada saat digelar MUNASLUB RIAU dialah yang melantik pengurus PP F.SPTI-K.SPSI Pimpinan H. MUHAMMAD NASIR, S.E., M.Si. menerangkan dalam hal mengambil keputusan untuk berpihak kepada salah satu kubu F.SPTI jangan gegabah apalagi emosional, kita harus menggunakan pemikiran yang objektif dan rasional dengan melihat aspek legal hukum dan aspek defactonya. Suhairi menyebut, perpindahan kita dari kubu F.SPTI SURYA ke kubu H. Muhammad Nasir adalah keputusan yang objektif dan rasional demi menyelamatkan PUK agar tidak salah langkah. “Kita harus berada pada pihak yang kemungkinannya menang di Pengadilan cukup besar. Dengan demikian kita harus bergabung ke kubu F.SPTI hasil MUNASLUB RIAU”, sebut Suhairi tegas.
Setelah penyampaian pidato baik dari Ketua maupun Sekretaris PC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Batu Bara, acara Rapat Konsolidasi dilanjutkan dengan sesi tanyajawab. Dalam sesi tanyajawab, ada beberapa Ketua PUK yang memberikan masukan dan kritikan, diantaranya Suparno (Ketua PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Tanah Timbul Kecamatan Sei Balai), Azizi, S.H. (Ketua PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir), dan Romi Lubis (Ketua PUK F.SPTI-K.SPSI Desa Bogak/Desa Pahlawan Kecamatan Tanjung Tiram).
Kemudian, dalam Rapat Konsolidasi itu juga turut dikukuhkan personil satgas, yaitu sebagai Dansatgas Budi Hartono dan Wadansatgas Parulian Sihombing.. Acara Rapat Konsolidasi ditutup dengan doa bersama dan rama tamah..
Dari 60 (enam puluh) PUK yang mendukung, 54 PUK hadir langsung dalam Rapat Konsolidasi dan 6 (enam) PUK menyampaikannya melalui sambungan seluler karena sesuatu hal yang bersangkutan tidak dapat hadir.
Dalam pemberitaan ini perlu juga untuk diketahui masing masing Pimpinan Pusat dari 5 (lima) kubu organisasi pekerja yang berbasis transport tersebut, yaitu:
PP F.SPTI Pimpinan Ketum H. Muhammad Nasir, S.E., M.Si., PP F.SPTI Pimpinan Ketum Conrad Parlin Nainggolan, S.E., M.AP., DPP F.SPTI Pimpinan Ketum Surya Bakti Batu Bara, S.H., M.M., PP F.SPTSI Pimpinan Ketum H. M. Yusuf Rizal, dan PP F.SPTSI Pimpinan Ketum Karmen Siregar.













