Lepas Keberangkatan Brigjend Dody, Prajurit Korem 023/KS Menangis

Sibolga, Polmas Poldasu

Prajurit “Petarung” dan Keluarga Besar (Kelbes) Korem 023/KS menitiskan air mata saat melepas keberangkatan Brigjend TNI Dody Triwinarto dan istri ke tempat tugas barunya Korem 132/TDL Kodam XIII/Mdk.

Air mata Prajurit “Petarung” dan Kelbes Korem 023/KS itu terlihat ketika mantan Danrem 023/KS itu melewati “Pagar Pedang Pora” pada acara Tradisi Korps Pelepasan di Makorem 023/KS, Selasa (6/6/2023).

Salah seorang dari prajurit Korem 023/KS yang terlihat meneteskan air mata saat melepas keberangkatan Brigjend Dody tersebut, namun enggan menyebutkan namanya, mengaku air mata mereka yang keluar itu merupakan air mata tulus karena bagi mereka, Brigjend Dody merupakan sosok pimpinan yang penuh perhatian serta pengertian.

“Kami hanya dapat berdoa, semoga Bapak Brigjend Dody dan keluarga diberi kesehatan, kesuksesan, danย  keberkahan oleh Allah SWT,” ucap prajurit Korem 023/KS ini kepada wartawan saat melepas keberangkatan Brigjend Dody tersebut.

Sebelum perpindahan tugas ke tempat barunya sebagai Danrem 132/TDL Kodam XIII/Mdk di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjend Dody sempat berbagi pengalaman memimpinnya kepada sejumlah wartawan Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng), khususnya pengalamannya selama memimpin Korem 023/KS selama satu tahun 20 hari.

Menurutnya, selama memimpin Korem 023/KS, dirinya selalu berusaha menanamkan nilai-nilai agama kepada setiap prajurit Korem 023/KS. Nilai-nilai agama tersebut berisi tentang nilai-nilai kehidupan dan kemanusian, serta ungkapan rasa syukur senantiasa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa (TYMK).

Selain itu, dirinya juga, kata Dody, tidak pernah memberikan jarak dan batas antara pimpinan dan bawahan atau kedudukannya lebih tinggi dari prajurit. Baginya, sama seperti TNI bersama Rakyat, prajurit adalah sahabat. Terutama lagi, aku Dody, dirinya juga tidak pernah memberikan tugas dan tanggung jawab di luar batas kemampuan prajuritnya.

“Karena kalau saya memberikan tugas dan tanggung jawab di luar batas kemampuan mereka dan tidak bisa dilaksanakan dengan baik, tentu saya yang salah sebagai pimpinan. Maka itu juga, sebelum memberikan tugas dan tanggung jawab kepada prajurit, saya terlebih dahulu harus bisa memahami batas kemampuan mereka,” bebernya.

Pantauan medanmerdeka.com,sebelum meninggalkan Korem 023/KS Brigjend Dody sempat bersujud syukur di depan Gapura Makorem 023/KS. Hal itu dilakukan sebagai rasa syukurnya atas perlindungan Allah SWT, sehingga dia dapat menyelesaikan tugas dengan baik di Korem 023/KS.

ย 

#Tumpah Ruah Masyarakat Sibolga

Selain Prajurit “Petarung” dan Kelbes Korem 023/KS, masyarakat Sibolga dan Tapteng juga turut bersedih saat melepas keberangkatan Brigjend TNI Dody Triwinarto, ke tempat tugasnya yang baru. Bahkan dalam acara pelepasan itu, masyarakat termasuk anak sekolah sampai tumpah ruah di jalanan.

Brigjend Dody sebagaimana diketahui memang, selama menjabat sebagai Danrem 023/KS, juga dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dan ramah kepada masyarakat, termasuk dengan abang becak, nelayan, anak yatim piatu danย  fakir miskin. Bahkan tidak hanya itu, Brigjend Dody juga dikenal sebagai sosok yang begitu bersahaja.

Brigjend Dody pun terkejut dan tidak menyangka atas perhatian luar biasa dari masyarakat Sibolga dan Tapteng tersebut. Dia pun mengucapkan terima kasih dan memohon maaf bilamana ada yang kurang berkenan yang diperbuatnya selama menjabat sebagai Danrem 023/KS. “Saya benar-benar tidak menyangka keberangkat saya ke tempat baru diantar begitu terhormat,” ucapnya.

Kemudian, dia juga memohon doa dan restu dari masyarakat Sibolga-Tapteng agar dirinya diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah SWT dalam menjalankan tugas sebagai Danrem 132/TDL Kodam XIII/Mdk.

“Saya mohon doa dan restu juga, dan berharap tali silaturahmi ini tidak putus,” ucapnya.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *