Panyabungan, POLMAS POLDASU Online-Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membuka secara resmi Rembuk Stunting Kabupaten Madina Tahun 2023 di
Ladang Sari Ballroom, Gunungtua Panggrorengan Panyabungan, Jum’at (26/05/2023).
Kegiatan tersebut mengangkat tema, “melalui konvergensi pencegahan stunting ciptakan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia maju,”.
Wakil Bupati Madina dalam pidato arahannya menyampaikan, “Pada Angka prevalensi stunting di kabupaten ini masih tinggi, perlu segera kita atasi bersama secara terintegrasi mulai tingkat Kabupaten sampai tingkat Desa. Saya juga berharap adanya peran aktif organisasi masyarakat serta pihak swasta, bersinergi dan bersatu dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Mandailing Natal ini,” ucap wakil Bupati.
” Oleh karena itu, Ucap wakil bupati, “kita optimis tahun 2024 seperti tahun sebelumnya bisa mencapai angka penurunan 14 persen sesuai target nasional, “.
Disebutkan, “Tahun lalu kita berhasil menurunkan angka stunting hingga 14 persen dan untuk tahun 2024 kita berusaha keras untuk mencapai penurunan 14 persen kembali sesuai target nasional”, sebutnya
Pada kesempatan itu wakil bupati juga mengutarakan perlu dukungan sosialisai dan peran pers untuk membantu pemerintah menyebarluaskan informasi 8 tips dan langkah cegah stunting,” tahap demi tahap 8 aksi konvergensi penurunan angka stunting ini terus kita laksanakan dengan baik hingga hari ini dalam rangka penyamaan persepsi secara terintegrasi mulai tingkat Kabupaten sampai tingkat Desa untuk.mencapai target 14 persen tahun 2024 nanti”, ucapnya .
Kemudian, ucap wakil bupati , “tentunya kami mengharapkan peran pers dapat membantu penurunan angka perevelensi stunting dengan mensosialisasikan 8 tips langkah tadi kepada masyarakat”, harapnya.
Kegiatan yang dilakukan dalam rangka percepatan penurunan angka stunting tersebut, turut dihadiri perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat se Kabupaten Mandailing Natal, dan kegiatan tersebut diikuti 200 peserta. (4R4)













