Batu Bara, (Polmas)
Komandan Komando Inti (Dankoti) Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Safrudin Purba menegaskan reklamasi merupakan langkah nyata untuk mensejahterakan masyarakat. Dikatakan demikian sambungnya, karena reklamasi akan menarik investasi besar berupa pembangunan puluhan atau bahkan ratusan pabrik industri yang otomatis akan merekrut puluhan ribu pekerja.
Penegasan tersebut disampaikan Dankoti Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Safrudin Purba kepada sejumlah Wartawan di Oreon Caffee Desa Pelanggiran Laut Tador Kecamatan Laut Tador Kamis sore (26/1) yang turut didampingi Sekretaris Saprianto, Humas Syahril dan sejumlah pengurus lainnya.
Kepada sejumlah Wartawan yang berasal dari berbagai media, Dankoti Safrudin Purba minta kepada semua elemen masyarakat mendukung rencana reklamasi di Kawasan Industri Kuala Tanjung demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batu Bara melalui tumbuh pesatnya industri. “Hari ini Negara kita dihantui oleh tingginya angka pengangguran dan kemiskinan sebagai akibat rendahnya investasi yang masuk di Indonesia. Nah dalam kondisi yang demikian itu, upaya reklamasi yang akan mengundang investasi besar dengan hadirnya puluhan atau bahkan ratusan pabrik industri mengapa ditolak?”, tanya Safrudin kepada sejumlah Wartawan yang mewawancarainya.
Oleh karenanya, menurut Safrudin Purba, jika masih ada pihak yang menolak reklamasi, itu merupakan suatu kerugian yang tidak perlu kita dukung.
Menjawab pertanyaan Wartawan, Dankoti Safrudin Purba mengakui bahwa reklamasi pasti akan menimbulkan dampak positif dan dampak negatif. Terkait dengan masalah dampak tersebut Dankoti Safrudin Purba mengatakan dampak positif reklamasi jauh lebih besar daripada dampak negatifnya sehingga dampak negatif yang berskala kecil itu jangan sampai menghambat dampak positif yang besar yang artinya reklamasi harus dikerjakan.
Namun begitu ujar Safrudin Purba, pemerintah dan stakeholder lainya perlu mencari solusi terbaik terhadap pihak yang menderita kerugian akibat reklamasi, seperti hilangnya mata pencaharian nelayan dengan memberikan kompensasi atas hilangnya mata pencaharian nelayan dan memberikan jaminan kepastian anak anak nelayan diterima bekerja pada perusahaan yang berdiri di atas lahan reklamasi.
Menyangkut peran KOTI Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara atas rencana pemerintah melakukan reklamasi di Kawasan Industri Kuala Tanjung, Dankoti Safrudin Purba menyatakan pihaknya menegambil posisi wait and see (melihat dan menunggu perintah). “Pada saatnya reklamasi dikerjakan dan Kami diminta untuk mengamankannya, selaku Patriot Pembela Pancasila KOTI Pemuda Pancasila siap tampil di garda paling depan”, ucap Safrudin penuh semangat.
Menutup perbincangannya dengan Wartawan, Dankoti Safrudin Purba minta kepada pemangku kepentingan untuk melakukan sosialisasi sebaik mungkin kepada masyarakat mengenai rencana reklamasi di Kawasan Industri Kuala Tanjung agar masyarakat dapat memahami maksud dari reklamasi sehingga mereka tidak mudah diprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Selain itu sebut Safrudin Purba masyarakat juga perlu pencerahan bahwa tanpa hadirnya pabrik industri pengangguran dan kemiskinan sulit diatasi pemerintah. Semua negara katanya, menjadikan investasi sebagai satu satunya cara yang paling ampuh untuk menyelesaikan problem pengangguran dan kemiskinan. Karenanya imbuh Safrudin Purba jangan bodoh kita menolak reklamasi kalau memang hal itu merupakam langkah nyata untuk menggapai kesejahteraan hidup bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara.







