Medan , (Polmas)
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi sangat mengapresiasi tumbuhnya pers di daerah dan sepakat pers tidak boleh bungkam. Pers harus merdeka.
Demikian dinyatakan Edy Rahmayadi ketika menerima kunjungan Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari. Atal bersilahturrahmi seusai jalan pagi bersama Gubsu Edy Rahmayadi bertempat di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Nomor 42 Kota Medan, Rabu pagi (9/11).
Lebih lanjut Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan pers tidak boleh dibungkam. Salah satu peran pers menurutnya adalah mengkritik kebijakan namun bukan bersifat sentimen apalagi tendensius.
“Saya termasuk tipe yang tidak alergi terhadap kritik tapi saya kecewa bila kritik dilandasi oleh kepentingan, sentimen pribadi dan tendensius,” ujar mantan Pangkostrad ini didampingi Kadis Kominfo Sumut Dr. Ilyas Sitorus, S.E., M.Pd.
Dalam kesempatan itu Gubsu Edy Rahmayadi juga mengungkapkan Pers wajib dipelihara oleh negara karena pers di awal terwujudnya Indonesia merdeka, ikut memerdekakan bangsa ini.
“Jadi negara ini merdeka tidak hanya karena senjata tapi juga karena penanya wartawan yang menyuarakan api perjuangan untuk Indonesia merdeka,” sebutnya, seraya beliau menambahkan bahwa salah satu tugas pers saat ini adalah mengisi kemerdekaan melalui penyebarluasan informasi yang inovatif, kreatif, dan progresif.
Sebagai mantan Pangkostrad Edy menegaskan sesungguhnya intel yang paling tinggi itu pers. *Pers bisa membuka sesuatu yang belum diketahui publik”, terangnya.
Oleh karenanya harap Gubsu, pers jangan dikerdilkan apalagi mau dikerdilkan karena kepentingan. “Pers harus berdiri dan berbuat untuk kepentingan rakyat”, Kata Gubsu dihadapan Ketua PWI Pusat beserta rombongan.
Dipenghujung sambutannya, Gubsu Edy Rahmayadi minta agar pers dikembalikan ke hati rakyat, sembari dirinya menceritakan kepada Ketua Umum PWI Pusat kalau sampai saat ini masih menyimpan koleksi koran terbitan tahun 1937.
Berdasarkan press release yang disampaikan Kadis Kominfo Sumut kepada Wartawan Polmas Poldasu diperoleh informasi kehadiran Ketua Umum PWI Pusat di Kota Medan bersama beberapa Pengurus lainnya dalam rangka memantapkan Program Hari Pers Nasional yang akan digelar di Provinsi Sumatera Utara pada Februari 2023.
Tagline Hari Pers Nasional
Dapat dijelaskan bahwa dalam pertemuan dengan Gubsu Edy Rahmayadi, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari menyatakan tagline Hari Pers Nasional di Sumatera Utara pada 9 Februari 2023 adalah “Pers merdeka, demokrasi bermartabat” dan akan mengeluarkan DEKLARASI MEDAN di Hari Pers Nasional.
Gubsu Edy Rahmayadi mendukung kegiatan HPN di Sumut dengan harapan pertemuan nasional para jurnalis ini harus bisa memberikan buah pikiran, gagasan yang dapat memberi manfaat bagi daerah maupun pusat atau paling tidak Gubsu Edy Rahmayadi berharap pers dapat menunjukan komitmennya untuk membangun negara dan daerah.







