SAHUTI KELUHAN MASYARAKAT, ANGGOTA KOMISI III DPRD PROVINSI SUMATERA UTARA KUNJUNGI DESA DEWI SRI

Batu Bara, (Polmas)

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Hadian didampingi Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Andi Lestari mengunjungi Desa Dewi Sri Kecamatan Laut Tador, Selasa (25/10). Kunjungan Ahmad Hadian tersebut dalam rangka menyahuti keluhan Warga Masyarakat Desa Dewi Sri yang lahannya terkena imbas banjir akibat proyek pembangunan Rumah Pompa PT. Perkebunan Sumatera Utara (PT. PSU) Unit Kebun Tanjung Kasau.

Dalam kunjungannya itu, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Hadian menjelaskan bahwa permasalahan yang dikeluhkan Warga Masyarakat Desa Dewi Sri terkait dengan lahan yang terletak di Serdang Tanjung Kasau yang sering dilanda banjir diduga akibat proyek pembangunan Rumah Pompa yang dilakukan pihak PT. PSU Unit Kebun Tanjung Kasau. Lebih lanjut dikatakannya, banjir yang sering merendam lahan Warga Masyarakat Desa Dewi Sri yang terletak di Serdang Tanjung Kasau seluas 140 hektar ditengarai akibat parit yang saat ini digunakan oleh PT. PSU Unit Kebun Tanjung Kasau untuk proses pengolahan Pabrik Kelapa Sawit tidak mampu menampung air secara maksimal.

Kondisi yang demikian itu menurut Ahmad Hadian telah terjadi sejak Tahun 2004. Saat musim penghujan tiba ungkapnya, air merendam lahan Masyarakat Dewi Sri setinggi 1 meter atau sepinggang orang dewasa. “Permasalahan ini terjadi sejak dibangunnya Rumah Pompa oleh pihak PT. PSU Unit Kebun Tanjung Kasau”, sebutnya.

Salah seorang Warga Masyarakat Dewi Sri Suhardi dalam kesempatan itu memaparkan bahwa sebelum dibangun Pabrik Kelapa Sawit oleh PT. PSU tidak ada masalah terhadap lahan masyarakat yang berada di Serdang Tanjung Kasau. Maksud tidak ada masalah ucapnya, sebelum dibangun Pabrik Kelapa Sawit lahan masyarakat di Serdang Tanjung Kasau tidak pernah kebanjiran. “Dari fakta ini berarti banjir yang melanda lahan milik masyarakat Dewi Sri yang berada di Serdang Tanjung Kasau sangat terkait dengan keberadaan Pabrik Kelapa Sawit PT. PSU sehingga dipandang perlu dilakukan upaya investigasi mendalam terhadap permaslahan ini, dan apabila hasil investigasi menemukan penyebab banjir karena dibangunnya Pabrik Kelapa Sawit maka Kami Warga Masyarakat minta pihak PT. PSU bertanggung jawab”, ujar Suhardi.

Berdasarkan pantauan Awak Media Tabloid Polmas Poldasu dilapangan, tampak turut hadir dalam kunjungan kerja Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Hadian diantaranya: Kepala Desa Dewi Sri Muhammad Ferry Darwinanto, Ketua dan Anggota BPD setempat, para Perangkat Desa, para Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, tamu dan undangan lainnya.

Kepada Wartawan Tabloid Polmas Poldasu, Masyarakat minta agar pihak PT. PSU dapat segera menyelesaikan persoalan banjir yang terjadi di lahan mereka yang terletak di Serdang Tanjung Kasau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *