Peringati Maulid di Masjid Agung, Siswa SMAN 6 Binjai Diminta Teladani Sifat Rasulullah SAW

Binjai, tabloidpolmaspoldasu.com-Kepala SMA Negeri 6 Kota Binjai, Sujarno SKom, meminta para peserta didiknya untuk meneladani tiga dari empat sifat mulia Nabi Muhammad Shalallah Alaihi Wassalam, yakni siddiq (jujur), amanah, dan fathanah (cerdas), dalam menjalani hidup dan kehidupan.

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Shalallah Alaihi Wassalam 1444 Hijriah di Masjid Agung Kota Binjai, Selasa (18/10/2022) pagi.

“Paling penting lagi, bekali diri kita dengan iman dan taqwa, serta ilmu pengetahuan yang bermanfaat, sehingga kita dapat membedakan yang hak dan bathil, juga membedakan yang baik dan buruk,” seru Sujarno, di hadapan ratusan pelajar SMA Negeri 6 Kota Binjai.

Secara khusus dia juga meminta para peserta didiknya agar memanfaatkan masa muda untuk melakukan hal-hal yang positif, terutama dengan memaksimalkan amal ibadah, menjauhi kemaksiatan, serta senantiasa memuliakan orangtua dan guru.

“Ingat, melakukan hal-hal positif dapat dimulai dari hal-hal kecil. Contohnya dengan menyempurnakan nilai ibadah atau menyenangkan kedua orangtua kita dengan prestasi,” seru Sujarno, yang hadir bersama Ketua Komite SMA Negeri 6 Kota Binjai, Ferdy Yupa SE, Pembina Rohani Islam (Rohis), Amrullah, serta para pendidik dan tenaga kependidikan SMA Negeri 6 Kota Binjai.

Sementara itu, Ustaz Ibnu Jarot Al-Jauhari SPdI dalam tausiahnya meminta para generasi muda Islam agar memahami lima ciri utama Umat Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam, sesuai dengan uraian Alquran dalam Surat Al-Fath ayat (29).

Kelima ciri dimaksud antara lain, tegas dan keras terhadap orang kafir dalam hal aqidah dan keyakinan, lembut dan saling mengasihi antar sesama Muslim, selalu menjaga salat dan mantap menjalankan amal ibadah, berbuat baik semata-mata untuk mendapat ridho dan karunia dari Allah Subhanahu Wa Taala, serta ada tanda sujud pada dahi yang membuat wajahnya senantiasa bercahaya.

Meskipun dia tetap mengimbau para generasi muda Islam agar senantiasa menjaga moralitas dan etika dan sopan-santun, serta tidak mudah terpengaruh dengan dampak negatif arus globalisasi budaya dan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

“Pesan saya, jadilah generasi muda Muslim dan Muslimah yang unggul, cerdas, dan bermanfaat bagi orang lain. Bantu, jaga, dan bahagiakan kedua orangtua kita, saudara-saudara kita, dan orang-orang terdekat kita serta jauhkan mereka dari segala bentuk kesesatan dan maksiat,” ujar Ibnu Jarot.

Menutup acara tersenut, turut pula dilaksanakan resepsi serah-terima hadiah bagi para pemenang kategori lomba kuliah tujuh menit putra dan putri, lomba tilawah putra dan putri, serta lomba kumandang azan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *