Batu Bara, (Polmas)
Desa Perkebunan Tanjung Kasau yang terletak di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara saat ini tengah mengikuti seleksi Lomba Desa Percontohan Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Ikutnya Desa Perkebunan Tanjung Kasau menjadi peserta seleksi Lomba Desa Percontohan Tingkat Provinsi Sumatera Utara diawali oleh prestasi yang diraihnya yaitu menjadi Juara I Lomba Desa Percontohan Tingkat Kabupaten Batu Bara Tahun 2023. Hasil tersebut tentu tidak hanya menjadi suatu kebanggaan masyarakat Desa Perkebunan Tanjung Kasau saja, masyarakat Kecamatan Laut Tador pada umumnya juga sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Desa tetangganya tersebut (Desa Perkebunan Tanjung Kasau-red).
Ditemui di ruang kerjanya pada Kamis 6 Juli 2023, Kepala Desa Perkebunan Tanjung Kasau Suheri banyak bercerita seputar keberhasilan pihaknya menjadi Juara I Lomba Desa Percontohan Tingkat Kabupaten Batu Bara dan persiapan mengikuti seleksi Lomba Desa Percontohan Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Menurut Suheri, ada 3 (tiga) kriteria yang dinilai dalam mengikuti Lomba Desa Percontohan, yaitu: Bidang Administrasi Pemerintah Desa, Bidang Lembaga Kemasyarakatan Pemerintah Desa (LKPD), dan Bidang Inovasi Desa seperti: BUMDes, UMKM, dan lainnya. Terpilihnya Desa Perkebunan Tanjung Kasau menjadi Juara I Lomba Desa Percontohan Tingkat Kabupaten Batu Bara sebut Suheri didasarkan pada faktor keunggulan Inovasi Desa yang mereka miliki dibandingkan desa desa lainnya.
Sebagaimana diketahui, sejak dipimpin Kepala Desa Suheri, Desa Perkebunan Tanjung Kasau terbukti mampu menggerakan Inovasi Desa dengan menumbuhkembangkan UMKM pada bidang usaha pembuatan baju/busana batik dan handycraft. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kepala Desa Suheri, usaha batik dimulai dengan mengirimkan beberapa personil mengikuti pelatihan pembatikan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk beberapa bulan lamanya. Sepulang dari mengikuti pelatihan pembatikan dari Yogyakarta, pihak Pemerintah Desa kemudian menyiapkan fasilitas dan peralatan yang akan digunakan untuk membatik. Setelah fasilitas gedung dan peralatan untuk membatik tersedia, barulah pekerjaan membuat batik mulai dilakukan, dan saat ini untuk usaha batik tersebut sudah memiliki pekerja sebanyak 20 (dua puluh) orang. Produk kain batik pun sudah banyak laris manis dipasaran baik domestik maupun regional. Sedangkan untuk UMKM bidang usaha pembuatan handycraft, saat ini telah menunjukkan banyak kemajuan walaupun belum semaju seperti pada usaha batik. Untuk usaha handycraft, saat ini memiliki pekerja baru 5 (lima) orang, namun produk yang dihasilkan juga sudah banyak dibeli masyarakat, tidak hanya masyaraakat Kabupaten Batu Bara tetapi juga masyarakat luar seperti masyarakat dari Medan, Jakarta, dan lainnya.
Selain 2 (dua) usaha UMKM sebagaimana dimaksud diatas, Desa Perkebunan Tanjung Kasau yang memiliki jumlah penduduk 1438 (seribu empat ratus tiga puluh delapan) jiwa dengan luas wilayah 2.598,71 (dua ribu lima ratus sembilan puluh delapan koma tujuh puluh satu) hektar juga telah mengembangkan usaha ternak kambing dengan sistem bagi hasil. Baik usaha batik, handycraft, maupun usaha ternak kambing semuanya berada dalam naungan badan usaha berbadan hukum yang bernama Koperasi Prima Jaya.
Kembali ke persoalan Lomba Desa Percontohan, Suheri menerangkan bahwa pengumuman Juara I Lomba Desa Percontohan Tingkat Kabupaten Batu Bara telah dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa pada Tanggal 21 Juni 2023. Juara I Lomba Desa Percontohan Tingkat Kabupaten Batu Bara akan menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp.20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah) yang akan diserahkan oleh Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP. pada saat Upacara HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Tanggal 17 Agustus 2023 mendatang.
Sementara itu, untuk Lomba Desa Percontohan Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Kepala Desa Perkebunan Tanjung Kasau Suheri mengaku optimis pihaknya mampu bersaing dengan peserta lainnya sembari dirinya meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara semoga Desa Perkebunan Tanjung Kasau mampu keluar sebagai Juara I Lomba Desa Percontohan Tingkat Provinsi Sumatera Utara atau minimal masuk 3 (tiga) besar. Dalam kesempatan bertemu dengan Wartawan Tabloid Polmas Poldasu pada Kamis (6/7), Suheri mengaku proses penilaian terhadap Desanya telah dilakukan oleh Tim Penilai dari Provinsi pada Tanggal 27 Juni 2023 lalu, namun hasil dari penilaian tersebut belum diketahui kapan waktunya.
Sekedar untuk diketahui, keberhasilan Desa Perkebunan Tanjung Kasau menjadi Juara I Lomba Desa Percontohan Tingkat Kabupaten Batu Bara Tahun 2023 tidak terlepas dari peran serta Universitas Sumatera Utara (USU) dan Badan Pelatihan dan Vokasi Medan. Mengapa dikatakan demikian?, sebab Desa Perkebunan Tanjung Kasau saat ini berstatus sebagai Desa Binaan USU dan Desa Binaan Badan Pelatihan dan Vokasi Medan. Dengan menjadi Desa Binaan USU dan Badan Pelatihan dan Vokasi Medan banyak hal yang telah didapat oleh Desa Perkebunan Tanjung Kasau, baik yang sifatnya pemberdayaan, edukasi pemerintahan, maupun bantuan bantuan program kegiatan. Hal inilah yang berkontribusi besar menjadikan Desa Perkebunan Tanjung Kasau menjadi Desa yang unggul dan menuju Desa modern yang berdaya saing.
Selamat berjuang Pak Kades Suheri, rasa optimisme akan membuat Desa Mu disegani dan dihormati oleh publik Batu Bara dan Sumatera Utara.







