Adiankoting-TB. Polmas Poldasu
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina Hutabarat, didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melaksanakan kegiatan tabur benih ikan di Sungai Aek Godang, Desa Dolok Nauli, Dusun Aek Godang, Kecamatan Adiankoting, Selasa (24/2).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Adiankoting serta para kepala desa se-Kecamatan Adiankoting dan tokoh masyarakat setempat.
Sungai Aek Godang yang juga menjadi nama dusun tersebut sejak dahulu dikenal sebagai lubuk larangan yang dijaga dan dipelihara secara turun-temurun oleh masyarakat. Tradisi ini menjadi bentuk kearifan lokal dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai serta keberlanjutan sumber daya perikanan.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa Sungai Aek Godang direncanakan menjadi salah satu destinasi wisata lokal di wilayah Adiankoting. Keasrian alam dan nilai historis yang melekat pada lubuk larangan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai objek wisata berbasis masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa JTP itu memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah dan sedang direalisasikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur.
“Pemkab Taput terus mengupayakan dan melobi dana dari pusat. Salah satunya pembangunan dan revitalisasi Salib Kasih serta perbaikan jalan dari Sait Ni Huta hingga Pearaja dengan anggaran sekitar Rp70 miliar. Jalan Sait Ni Huta diperbaiki karena memiliki kaitan erat dengan sejarah pelayanan kekristenan, khususnya di Tapanuli,” ujarnya.
Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka akses ekonomi, meningkatkan kunjungan wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Saut Hutapea, salah seorang putra daerah yang lahir di Dusun Aek Godang, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati dan jajaran. Ia berharap benih ikan yang ditabur dapat berkembang biak dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap benih ikan ini dapat tumbuh dan berkembang di sepanjang sungai sehingga nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga kampung,” ujarnya.
Kegiatan tabur benih ikan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus langkah awal penguatan potensi wisata dan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.







