Medan (POLMAS)
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Sumut) merilis korban jiwa akibat musibah banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Sumut. Hingga Selasa (2/12/2025) korban meningggal berjumlah 290 orang dan 130 orang hilang dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Korban meninggal dunia ditemukan di sejumlah titik bencana di wilayah Sumut. Berdasarkan data, di Kabupaten Tapanuli Tengah terdapat 86 orang korban meninggal dunia, Tapanuli Selatan 84 orang, Sibolga 47 orang, Tapanuli Utara 34 orang, Langkat 14 orang, Kota Medan 12 orang, Binjai satu orang, Nias Selatan satu orang, Padangsidimpuan satu orang, Phakpak Bharat dua orang, dan Humbahas delapan orang.
Sedangkan jumlah luka berat dan ringan di sejumlah wilayah di Sumut yang mengalami bencana banjir dan longsor sebanyak 674 orang. Sedangkan jumlah pengungsi sebanyak 13.036 orang dan jumlah rumah yang terdampak mencapai 39.758 kepala keluarga.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan yang juga selaku Vice DVI Commander Kombes Pol dr Taufik Ismail, Rabu (3/12/2025) menyebutkan seluruh korban yang meninggal dunia telah diidentifikasi dan telah diserahkan kepada pihak keluarga.
“Korban yang teridentifikasi ini tersebar di 12 kabupaten/kota yang berada di wilayah Sumut terutama yang paling banyak itu berada di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Sibolga, dengan jumlah total semuanya ada 290 yang meninggal dunia yang sudah teridentifikasi,” kata dr Taufik.
“Semua jenazah sudah kita serahkan kepada pihak keluarga dan dikebumikan karena kita juga keterbatasan untuk tempat penyimpanan jenazah. Jadi begitu teridentifikasi kita akan serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” tambahnya.
Taufik menjelaskan, saat ini seluruh korban luka berat dan ringan saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan.
“Kalau ada penanganan lanjut rehabilitasinya itu mungkin akan dirujuk ke Kota Medan. Sampai saat belum ada masih bisa ditangani di daerah,” ungkapnya.
Berdasarkan data Kepolisian Daerah Sumut ada 881 titik bencana yang tersebar di 12 kabupaten/kota di wilayah Sumut, yakni mulai dari longsor, banjir hingga jalan yang terputus.







