Berastagi- Polmas POLDASU
Untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik dalam suatu jurusan maka di butuhkan peraktek di lapangan, begitulah kata anak anak mahasiswa, mahasiswi Universitas Sumatera Utara jurusan teknologi Pangan ketika mengunjung lokasi perladangan ubi rambat milik Edi Sofyan S, Rabu 29/6 lokasi belakang Pajak Roga Berastagi.
Ketua rombongan Putri Ayu didampingi teman- teman, Aziah, Isdihar, Jesika, Jesindi, dan Noval. ” Mengatakan , kami melihat peluang usaha ubi jalar ini cukup bagus karena dalam pengelohan ubi Untu tepung sudah ada beberapa pabrik berdiri di Medan, sehingga kami fokus untuk mengetahui tentang cara berbudidaya tanaman ubi jalar, setelah kami cek di Internet kami melihat di Berastagi ada RajaUbi 14N dan kita lihat rekomendasi cukup bagus maka kami memilih untuk datang dan melihat langsung kebun ubi ini ujar Putri Ayu yang saat ini measuki semester 8.
Dalam bimbingan dan arahan berbudidaya ubi jalar Edi Sofyan yang juga di kenal sebagai RajaUbi14N ini , satu persatu paritas ubi di kasi tau mulai dari ubi Madu Jepang, Celembu, tewan, Bid, Bolu, ada di lokasi perladangan , jadi Kelian sudah tau mana mana ubi itu ujarnya pada mahasiswa, mahasiswi.
Bang Ian panggilan Akrab dari RajaUbi ini, kembali menambahkan minat petani sekarang ini sedikit kurang karena harga di pasaran yang tidak setabil selama ini, namun karena pangsa pasar luar Negeri sudah banyak yang menyukai ubi Jalar maka harga ubi sekarang cukup mahal , diatas 3000/kg . Di ladang jika dapat ubi yg kualitas kirim bisa lebih mahal lagi, jadi saran saya pada para petani yang memiliki lahan luas mari kembali budidayakan tanaman ubi jalar ini, apalagi menurut adik adik mahasiswa ubi ini bisa di olah jadi tepung maka tidak tertutup kemungkinan harga ubi di ladang bisa lebih mahal lagi ujar Sofyan pada wartawan di lokasi perladangan miliknya.







