Langkat-PolmasPoldasu.id
Puluhan hektare sawah milik warga di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Bekulap dusun 2 Sukaberbakti Desa Suka Pulung Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat , mengalami erosi akibat banjir yang terus terjadi setiap musim hujan. Kondisi ini semakin parah karena tepian sawah terus tergerus, membuat badan sungai melebar dan menghabiskan lahan pertanian masyarakat.
Menurut keterangan sejumlah warga Petani di dusun 2 Sukaberbakti Desa Suka Pulung, mengungkapkan bahwa selama ini dampak banjir Sungai bekulap telah menyebabkan sedikitnya hampir sepuluhan hektare sawah hilang. Menurutnya,arus sungai yang semakin besar saat banjir,tidak hanya menggerus lahan pertanian, tetapi juga membuat aliran sungai berpindah-pindah ke lahan warga.
“Saat ini, Sungai bekulap semakin melebar dan bahkan berpindah-pindah, merambah ke areal sawah kami. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan semakin parah dan brpotensi membelah areal sawah, yang lambat Laun akan menghabiskan Areal sawah petani” ujar sejumlah warga kepada kru media ini Minggu (8/6/2025)
Kepala Desa Suka Pulung Jamal, membenarkan bahwa erosi yang terjadi akibat banjir Sungai bekulap telah menghilangkan banyak lahan sawah warga. Bahkan, jarak antara sungai dengan Sawah warga saat ini sudah Tinggal Tebing sungai bekulap .
“Dulu jarak antara areal Pertanian dengan Sungai bekulap masih puluhan meter. Namun, sekarang sungai sudah mengikis Areal sawah warga ” kata Jamal.
Pemerintah Desa bekulap bersama warga berharap ada perhatian serius dari Gubernur Sumatra Utara Boby Nasution, khususnya dari Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprovsu,untuk segera menangani permasalahan ini.kami berharap agar segera dapat dilakukan normalisasi sungai dan pemasangan bronjong untuk mencegah erosi lebih lanjut”harap warga.
Sementara untuk Pemkab Langkat melalui dinas pertanian dan ketahanan pangan(DP) beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat yang sudah pernah meninjau kondisi Erosi di Areal sawah petani di daerah ini, mendesak Dinas tersebut segera dapat memfasilitasi Aspirasi petani ke tingkat provinsi agar Pembangunan penanggulangan bencana Erosi di Areal Petani ini segera dapat terealisasi
“Kalau tidak segera ditangani, seluruh sawah di daerah ini bisa berubah menjadi bantaran sungai. dan sekali lagi Kami berharap ada langkah nyata dari pemerintah agar lahan pertanian masyarakat tetap bisa diselamatkan,” pungkas warga.
Dan mereka juga megharapkan ada solusi cepat agar mereka tidak kehilangan sumber mata pencaharian utama. Jika dibiarkan abrasi ini lahan sawah sebagai lahan ketahanan pangan bisa habis tergerus sungai “Ujar warga.







