INTERVAL JURAH HUJAN DI DATARAN GUNUNG CUKUP TINGGI PETANI MULAI RESAH.

Berastagi – Polmas Poldasu Bermacam Dalema selama dalam bercocok tanam di dataran tinggi Berstagi ini bukanlah kali ini saja di rasakan para petani tanaman muda, seperti Tomat, Cabai, Kol, Sayur Putih, Berokoli, Kol Bunga, Soup, bawang merah, bawang pere, kentang dan ada beberapa macam jenis lagi yang tidak tahan terhadap cuaca ekstrem seperti sekarang terjadi.

Beberpa petani ketika di temui wartawan Poldasu Sabtu 5 /11 di lokasi perladangan Desa Gurusinga, Bulan Baru, Merdeka, Rumah Berastagi, Raya, hampir semua mengeluh banyak tanaman yang mati. Salah satu petani tomat Renta Gurusi nga mengatakan. Tanaman tomat banyak yang gosong, begitu juga pada tanaman kentang ungkap na, sementara racun hama saat ini semua harga na mahal mahal. Begitu juga pupuk mahal mahal, maka kita ini terus mengalami gerugian besar.

Dari temapat terpisah Ibnu Sinaga yang juga Petani tomat mengamini apa yang di katakan gurusinga itu, bah kan dia juga mengeluhkan biaya tanam dengan hasil juala di pajak yang tidak sebanding, sekarang harga tomat 2500, cabe merah 20000 cabe kecil 17000, maka banyak petani yang tak bisa terus merawat tanaman sampai panen, bahkan banyak yang gagal di panen 2 bulan kedepan ini ujar mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *