SEMIFINAL PIALA INALUM 2025: DENDAM TERBALAS, PSAD MEDAN TUNDUKKAN PS. SANIA KUALA TANJUNG 5-3

Batu Bara, (Polmas)

 

Kesebelasan PSAD Medan mampu membalaskan dendam pada partai semifinal Piala INALUM 2025 dengan menundukkan sang juara bertahan PS. Sania Kuala Tanjung 5-3 Jumat sore 07 Februari 2025 di Lapangan Utama Sepak Bola Tanjung Gading Kelurahan Perkebunan Siparepare Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara. Atas kemenangan ini, Kesebelasan PSAD Medan maju ke babak final dan akan berhadapan dengan pemenang antara Kesebelasan tuan rumah INALUM FC vs Pemkab Sergai pada partai semifinal lainnya yang akan berlangsung besok.

 

Wartawan Tabloid Polmas Poldasu yang langsung meliput jalannya pertandingan melaporkan bahwa partai semfinal sore tadi berlangsung seru. Jual beli serangan sepanjang babak pertama dan babak kedua terus terjadi. Baik PSAD Medan maupun PS. Sania Kuala Tanjung sama sama menampilkan permainan menarik. Kedua kesebelasan saling membalas gol yang membuat suasana pertandingan menjadi tegang.

 

PSAD Medan membuka gol pertama pada menit 9 babak pertama melalui pemain bernama Aldo Febri Akbar nomor punggung 14. Kemudian pada menit 15 dan 17 anak anak PSAD Medan kembali menambah gol masing masing melalui kaki pemain bernama Sahhal Anwar nomor punggung 17 serta Eki Fauzi nomor punggung 97. Sementara itu Kesebelasan PS. Sania Kuala Tanjung mampu membalas 2 gol masing masing diciptakan pada menit 30 dan 37 melalui pemain bernama Muhammad Idris nomor punggung 17 serta pemain bernama Khairul Salim

nomor punggung 22. Dengan balasan 2 gol dari PS. Sania tersebut, kedudukan akhir babak pertama 3-2 untuk kemenangan PSAD Medan.

 

Wartawan Tabloid Polmas Poldasu lebih lanjut mengabarkan, pada menit ke-32 PSAD Medan terpaksa harus kehilangan seorang pemainnya, setelah Kapten Kesebelasan mereka Yogi Qowiy diganjar kartu merah oleh Wasit Rihendra Purba karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain PS. Sania. Namun, meski bertanding dengan 10 pemain, berkat ketenangan dan kerja keras tanpa kenal lelah, PSAD Medan tetap mampu bermain produktif dan terus menekan melalui serangan balik yang sangat berbahaya.

 

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin panas. PS. Sania yang telah tertinggal 2-3 semakin meningkatkan intensitas serangan dan terus mengepung pertahanan PSAD Medan. Merasa terus ditekan, tampaknya pelatih PSAD Medan menginstruksikan anak asuhnya untuk memperkuat barisan pertahanan sehingga di sepanjang babak kedua anak anak PSAD Medan nyaris berada di area pertahanan sendiri dan hanya menempatkan strikernya bernama Oemar Abdul Aziz nomor punggung 77 di lapangan tengah.

 

Berdasarkan fakta pertandingan, ternyata strategi yang diterapkan pelatih PSAD Medan sangat jitu. Melalui serangan balik yang cepat pada menit 50 dan 79, PSAD Medan secara mengejutkan mampu mencetak 2 gol tambahan masing masing melalui pemain bernama Eki Fauzi nomor punggung 97 dan pemain bernama Aldo Febri Akbar nomor punggung 14. Sedangkan PS. Sania walau terus menyerang hanya mampu mencetak 1 gol balasan di babak kedua. Sampai Wasit Rihendra Purba meniupkan peluit panjangnya tanda berakhirnya pertandingan babak kedua, skor 5-3 tidak berubah untuk kemenangan PSAD Medan.

 

Usai pertandingan, pelatih PSAD Medan Budi Harianto kepada awak media mengatakan pertandingan semifinal sore tadi sangat berkualitas. Diungkapkannya, baik PSAD Medan maupun PS. Sania Kuala Tanjung sama sama tim yang hebat, mampu saling menyerang dan mampu menyuguhkan teknik permainan yang menarik.

 

“Saya merasa puas dengan penampilan anak anak PSAD Medan yang bermain cukup luar biasa. Dan kemenangan atas PS. Sania merupakan kemenangan yang membanggakan karena Kami mampu membalaskan “dendam” atas kekalahan Kami dari PS. Sania beberapa tahun lalu”, ucap Budi penuh haru.

 

Atas kemenangan yang diraihnya itu, Budi Harianto mengaku banyak pihak yang turut berkontribusi. Selain pemain, tim official tegas Budi, para pimpinan komando di Kodam I Bukit Barisan juga sangat memberikan andil besar dalam memberhasilkan PSAD Medan mampu masuk ke babak final Piala INALUM 2025.

 

Menutup perbincangannya kepada awak media, pelatih PSAD Medan Budi Harianto mengaku optimis bisa menjuarai Piala INALUM Tahun 2025. “Dengan kemenangan pada sore ini Kami siap menatap babak final Piala INALUM 2025 yang akan digelar pada Selasa sore 11 Februari 2025 baik berhadapan dengan Pemkab Sergai maupun dengan tuan rumah INALUM FC”, tutup Budi Harianto menyampaikan.

 

Untuk diketahui pembaca, sampai berakhirnya pertandingan babak kedua, Wasit Rihendra Purba mengeluarkan 3 kartu kuning masing masing 2 kartu kuning diberikan kepada pemain PS. Sania dan 1 kartu kuning untuk pemain PSAD Medan.

 

Pada pertandingan sore tadi, Kesebelasan PSAD Medan memakai kostum baju berwarna merah, celana berwarna merah dan kaus kaki berwarna Merah. Sementara itu PS. Sania Kuala Tanjung menggunakan kostum baju berwarna kuning kombinasi hijau, celana berwarna hijau dan kaus kaki berwarna hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *