Madina Polmas Poldasu
Nasib naas menimpa seorang ibu di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, saat sedang memasak, ditebas anak kandungnya sendiri dengan menggunakan parang, hingga leher sang ibu nyaris terputus bersimbah darah.
Informasi diterima, peristiwa terjadi di dalam rumah sang ibu yang menjadi korban kebiadaban anak kandungnya sendiri, pada senin (18/11/24) sekitar pukul 07.00 Wib.
Keterangan beberapa warga, pelaku bernama Wildan sudah lama jadi pecandu narkoba, dia juga sudah berkeluarga serta memiliki dua orang anak, tapi menurut pengakuan warga, Wildan dan istri sudah berpisah, dan wildan memilih untuk tinggaal bersama ibu kandungnya.
Seorang warga Desa Huraba II inisial MP mengatakan, bahwa informasi yang beredar di tengah masyarakat, wildan menebas leher sang ibu akibat tidak diberikan uang yang kemungkinan untuk membeli narkoba.
“Informasi kami peroleh pelaku membacok ibunya akibat tersulut emosi karena tidak dikasih duit,” kata MP.
Sumber tersebut menerangkan, korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Panyabungan. Sementara pelaku sudah diamankan warga di wilayah perkebunan di kawasan Kecamatan Siabu.
“Tadi pagi pelaku langsung dijemput warga yang berupaya melarikan diri,” ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Siabu, Bripka Zulham membenarkan peristiwa pembacokan yang dilakukan anak terhadap ibu kandungnya di Huraba II.
“Benar, pelaku sudah diamankan untuk menghindari amukan massa,” ucapnya.
Zulham mengaku belum bisa menceritakan kronologis lengkap kejadian, sebab pihaknya masih melakukan penanganan terhadap korban dan pelaku.
“Tadi pagi ibunya langsung dibawa ke RSUD Panyabungan, sementara korban juga sedang diperjalanan untuk dilakukan pengobatan luka amukan massa,” jelasnya.
Sementara itu, pihak RUSD Panyabungan saat dihubungi mengaku seorang ibu yang menjadi korban bacokan sudah meninggal dunia.”Ini lagi di kamar mayat,” ujarnya.







